Health

Mengenal Lebih Jauh Intoleransi Laktosa

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Intoleransi LaktosaSusu merupakan produk yang paling sering kita konsumsi setiap harinya. Karena susu terkandung dalam berbagai makanan dan minuman seperti cheese cake, pizza, cheese burger, dan ice cream. Tapi, pernahkah kalian merasakan mual dan kembung lalu diare setelah mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung susu? Kalau iya, bisa jadi kalian punya penyakit intoleransi laktosa. Bagi yang belum tau, intoleransi laktosa adalah ketidakmampuan usus kita dalam mencerna laktosa karena kekurangan enzim laktase. Dulu, aku pernah ke dokter gizi untuk make sure apakah aku benar – benar terkena intoleransi laktosa atau ngga. Ternyata, dilihat dari gejala yang aku punya ternyata benar aku intoleransi laktosa, kata dokternya sih karena aku udah jarang banget minum susu jadinya enzim laktasenya berkurang. Tapi aku masih kurang yakin sih sama pernyataan si dokter gizi ini, karena aku suka banget minum susu.

Aku suka banget cari cari info di internet tentang penyakit intoleransi laktosa ini, dan memang masih banyak orang yang keliru dan ketuker sama alergi susu. Jadi, gejala intoleransi laktosa sama alergi susu ini sih emang keliatannya sama tapi sebenernya beda. Karena, kalau kalian bicara soal alergi, pasti itu hubungannya sama sistem kekebalan tubuh, yaitu disaat tubuh kalian menemukan dan merespon suatu alergen yang masuk kedalam tubuh kalian dan kalau untuk kasus alergi susu ini alergennya bisa jadi protein susu. Nah, kalau intoleransi laktosa ini, bukan karena sistem kekebalan tubuh, melainkan karena kekurangan enzim laktase. Perbedaan dari gejalanya yaitu kalau intoleransi laktosa biasanya hanya mual, kembung dan diare. Tapi, kalau alergi susu biasanya disertai sesak nafas dan gatal gatal.

Karena intoleransi laktosa ini, aku pernah kekurangan gizi tapi gak terlalu parah, dulu aku kekurangan zat besi dan kadar glukosa pun sedikit. Kadar glukosa bisa jadi sedikit karena laktosa sendiri sebenernya adalah gula susu. Aku baru aja tau tentang intoleransi laktosa ini semenjak kuliah dan sebelumnya saat sma aku udah mulai curiga kenapa aku selalu diare setelah minum susu. Karena belum terlalu parah, paling saat sma itu aku cuman bermasalah pas lagi minum susu aja. Trus, pas kuliah mulailah aku ngga bisa konsumsi makanan kayak cheese cake, ice cream (tapi yang mahal yaa, soalnya yang murah biasanya dikit susunya), sama kopi susu. Sebenernya ini ngga enak banget sih, karena pada dasarnya aku suka banget susu dan apapun itu produk yang mengandung susu. Saking ngga taunya aku tentang intoleransi laktosa ini, aku kira aku cacingan dan dulu waktu sma aku sempet minum obat cacing sekali dan minum obat diare setiap hari.

Cara aku memulihkan gizi aku yang kurang ini, aku biasanya makan banyak daging walaupun ngga setiap hari aku konsisten makan daging, dan juga aku rajin minum Ensure atau Pediasure. Setiap pagi pun aku usahain rutin minum jus jeruk dan dulu juga pernah konsisten minum madu dan propolis. Oh iya, Ensure sama Pediasure itu merupakan produk yang menyerupai susu tapi dia bukan susu dan kandungan gizinya pun lebih banyak dan harganya pun lebih mahal dari susu biasa. Bedanya Ensure sama Pediasure ini, Kalau Ensure itu lebih banyak kandungan proteinnya dan ditujukan untuk orang dewasa, nah kalau Pediasure itu lebih banyak kandungan lemaknya dan ditujukan untuk anak kecil. Jujur aja sih aku lebih suka Pediasure dibanding Ensure, tapi gara gara konsisten minum Pediasure berat badan ku naik dari yang cuman 40 kg jadi 47.5 kg dalam kurang lebih 2 bulan, lumayan jauh kan naiknya, padahal aku susah banget naikin berat badan. Mungkin bagi yang mau naikin berat badan bisa tuh nyobain minum Pediasure, tapi aku masih gatau loh ya kandungan kolesterolnya berbahaya apa ngga.

Yang aku rasain saat muncul gejala intoleransi laktosa yaitu ngerasain mual dan kembung pastinya, diare, lemas, sakit dada (yaa mungkin karena ada tekanan angin dari perut) dan buang angin. Gejalanya sendiri bisa muncul walaupun aku minum susu sedikit banget. Tapi dari yang aku baca baca sih penyakit ini ngga berbahaya, yaa paling akan mengganggu ajaa sama bikin kurang gizi. Kalau kurang gizi juga bisa menyebabkan kematian sih, kalau dipikir pikir bahaya juga. Karena setelah aku pikirin ini penyakit bikin kurang gizi dan ngga enak badan jadi aku putuskan untuk menjauhi produk mengandung susu. Yah tapi tetep ajasih kalo liat ada makanan atau minuman yang lagi ngehits dan mengandung susu pasti masih mau aja untuk coba coba.

Obat dari penyakit intoleransi laktosa itu ngga ada jadi ngga bisa disembuhin. Tapi, kalau kamu mau banget minum susu, sebenernya adasih caranya, yaitu minum kapsul bakteri Lactobacillus Acidophilus. Si bakteri ini bisa membantu penyerapan laktosa, jadinya kamu ngga bakalan ngerasain gejala intoleransi laktosa. Sebenernya sih ga semua produk susu mengandung laktosa contohnya aja yoghurt (mungkin karna udah difermentasi kali yaa), gatau kenapa aku masih bisa minum yoghurt padahal itu susu dan gak ngerasain mual dan kembung. Tapi beda yaa kalau aku emang lagi kurang makan terus minum yoghurt udah pasti diare sih, karna yoghurt kan asam. Dan yang paling bingungnya lagi sih aku masih bisa minum susu kedelai yang padahal udah jelas jelas kalo aku liat di komposisinya ada susunya. Aku masih ngga ngerti lagi kenapa susu kedelai masih aman untuk penderita intoleransi laktosa. Dari semua produk susu kedelai, merek susu kedelai yang paling aku suka adalah V-soy, enak karena mungkin ada purple brown ricenya (sotoy sih ini), harganya juga murah cuman 32.000-an lah rata rata di supermarket. Yang lebih bagus lagi, di Jerman malah mereka jualan susu free lactose cair, jadi ngga perlu diseduh trus diaduk aduk. Aku harap sih di Indonesia juga bisa ada susu free lactose, soalnya katanya orang Asia adalah orang yang paling banyak menderita intoleransi laktosa.

Jadi sebenernya apapun penyakitmu, kamu bisa siasatin pake cara lain biar kamu bisa hidup lebih sehat. Mencari informasi lebih dalam tentang penyakitmu juga penting banget. Kalau bisa kamu harus kedokter buat mastiin kalau kamu beneran kena penyakit itu, soalnya bisa aja keliru kan kayak alergi susu sama intoleransi laktosa. Dampaknya kalo kamu ngga tau tentang kesehatan tubuh kamu itu bisa berbahaya untuk jangka panjang. Jadi, kalau kamu merasa ada yang aneh, mending kamu cepetan deh pergi ke dokter biar penyakitmu ngga makin parah.

Author

Write A Comment